Selamat Datang

pecinta BMW seIndonesia

Selasa, 06 November 2012

Sepenggal Sejarah Mesin V12 BMW


Tahun ini, BMW merayakan hari jadi ke-25 mesin 12-silinder sejak terpilih menjadi jantung pacu generasi kedua Seri 7. Seonggok mesin baru itu dikenal dengan nama M70, pertama kali dibekali pada BMW 750i yang dipamerkan pada Geneva Motor Show, Maret 1987.
Mesin berkapasitas 5.0 liter yang memiliki bobot 240 kg ketika itu, mempunyai tenaga maksimum 300 hp @5.200 rpm dengan torsi 450 Nm @4.100 rpm. Kelahiran M70 juga menandai era mesin modern, mulai dari segi desain, suara yang lebih senyap dan keseimbangan antara tenaga dan konsumsi bahan bakar.
Kemampuan mesin ini berada di atas rata-rata model lain di segmen yang sama, pada masa itu. Sambutannya luar biasa, mobil ini langsung mengantongi 3.000 unit pemesan awal, bahkan sebelum peluncuran 750i dilakukan.
Generasi ketiga, all new 750i kemudian dilahirkan BMW pada 1994. Bekalan mesinnya merupakan pengembangan dari M70, disebut  M73. Kapasitasnya lebih besar, yakni 5,4 liter menghasilkan tenaga 326 PS. Meski jauh lebih bertenaga, BMW juga berhasil menaikkan ekonomi konsumsi bahan bakar sampai 13 persen, termasuk emisi gas buang yang lebih kecil.
Selang beberapa tahun, generasi terakhir (keempat) 760i diluncurkan 2002. Mesin V12 itu juga mengalami evolusi, kini menggunakan nama N74 mulai dikembangkan 2009 dengan kapasitas 6,0 liter dipadu sistem pengabutan injeksi. Tenaga yang dihasilkan 544 PS dan torsi 750 Nm berkat tambahan teknologi turbo.
Sampai kini, jantung pacu legendaris BMW ini masih terus digunakan di balik kap 760i/Li, sekaligus meneruskan perayaan sejarah tahun perak yang bergulir tahun ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More